Minggu, 28 September 2014

Makna Lirik Only The Strong Burgerkill Semua band bisa memainkan musik keras, tapi nggak semua band mampu bangkit dari keterpurukan dalam kehidupan nyata. Only the strong, will be survive!ly the strong, will be survive!

Mampu merampungkan empat album dalam kurang lebih 19 tahun bersama dalam skena underground adalah hal yang nggak sembarangan, dan belum tentu semua band bisa lakukan. Saat ditinggal sang vokalis perdana ke alam baka pun,sempat membuat band yang saat ini berawak Vicky (vokal), Ebenz (gitar), Agung (gitar), Ramdan (bass), dan Andris (drum), itu berada pada titik nadir mereka. Alhasil, mereka butuh suntikan semangat untuk merampungkan album terakhir, Venomous (2011). Beruntung, para penggemar dan orang-orang di sekitar Burgerkill secara massive memberikan dukungan dan spirit untukband yang baru saja merilis ulang album Beyond Coma and Despair dalam bentuk vinyl itu. Baca Juga: Burgerkill Will We Bleed DVD Saat HAI membuat Edisi Khusus Melirik Lirik beberapa waktu lalu, Ebenz bercerita banyak tentang makna dari lagu Only The Strong, yang dianggap sebagai lagu yang mampu merepresentasikan semangat album tersebut. “Lagu ini dibuat untuk apresiasi berbagai dukungan yang mengalir untuk kami, sekaligus suntikan semangat untuk Burgerkill saat rekaman album Venomous. Saat kami berada di lowest point, kami percaya bahwa Burgerkill bisa survive dan melewati rintangan yang ada,” ujar Ebenz, sang gitaris, yang menulis lirik lagu tersebut hanya dalam waktu sehari! Ebenz pun mengaku jika alunan nada yang terbilang cerah untuk musik keras yang Burgerkill mainkan disesuaikan dengan kalimat semangat dalam lagu berdurasi 5:49 tersebut. “Lirik yang gue tulis dalam Only the Strong bercerita tentang harmonisasi dan ajakan untuk memacu semangat baru. Intinya, sih, banyak hal yang bisa kami raih kalau kami mau dan kuat!” tambah Ebenz. Menurutnya lagi, untuk menyampaikan pesan positif lewat sebuah lagu, itu adalah hal yang susah. Ditambah, melalui musik metal yang cenderung memiliki nada-nada suram alias minor. “Maka dari itu, kami mengemasnya sesuai dengan roots-nya Burgerkill, yaitu hardcore. Jika disimak, lagu Only the Strong, liriknya hardcore banget. Memaparkan keadaan yang ada, tanpa berencana. Kalau menurut feedback yang kami dapat lewat fans, katanya lagu ini bisa pumping spirit mereka yang berada dalam lowest point,” pungkas Ebenz. Bagi yang belum pernah dengar lagunya, cek video Burger Kill dalam video Only The Strong di bawah ini!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar