Sabtu, 02 Desember 2017

Momen Burgerkill Guncang Eropa dalam Film Dokumenter

Film Burgerkill-Blasting Europe/SATIRA YUDATAMA/PR GITARIS Burgerkill True Megabenz "Ebenz" (kiri) menyampaikan penjelasan perihal materi film "Burgerkill-Blasting Europe" saat konferensi pers "DVD Release & Movie Screening" di CGV Blitz Paskal 23, Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Rabu 29 November 2017. Film ini memuat kiprah personel Burgerkill pada ajang "Wacken Open Air 2015" (Jerman) dan "Bloodstock Open Air" (Inggris).* Wujudkan mimpi Personel Burgerkill True Megabenz "Ebenz" (gitar), Agung Hellfrog (gitar), Ramdan (bas), Vicky Mono (vokal) menggarap langsung sinematografi. Mereka merangkai arsip video dari Refan Ramadhan, Bow Medialab, dan tim "Wacken Open Air". Dalam film, drummer Putra belum bergabung. Posisinya masih terisi Abah Andris yang kini hengkang sebagai drummer Burgerkill. Ketika konferensi pers, Ebenz menyebutkan, perilisan film merupakan bagian dari deretan mimpi personel sejak lama. Proses penggarapan film relatif berjalan lancar, walau sempat tertunda karena perlu menunggu konfirmasi pihak terkait. "Penggunaan video milik panitia ("Wacken Open Air") bukan perkara sembarangan karena memerlukan biaya lumayan besar. Sementara kami tak punya uang untuk mendapatkan video itu," ucap Ebenz. Terdapat hal yang melebihi dugaan, Ebenz mengatakan, panitia memberikan video, termasuk izin pemanfaatannya dengan kesepakatan tertentu. Kualitas paket video plus muatan suara pemberian panitia begitu mumpuni. Ini cerminan dari penggarapan ajang dengan mengedepankan profesionalisme. Hal itu sangat menunjang untuk penyusunan film, tanpa perlu ada proses pengolahan tambahan. Dia berharap, tayangan film dapat mendorong motivasi sesama pemusik underground agar terus mengembangkan karier, berani bersaing di tingkat internasional. Andaikan punya kesempatan, Ebenz mewakili rekan bandnya ingin menyelenggarakan roadshow pemutaran film ke sejumlah kota, sekalian mempererat silaturahmi dengan unit scene underground. "Untuk menjadi band keren tak mesti mengandalkan jalur arus utama. Pemusik underground juga bisa mengepakkan sayap sejauh mungkin, asal memiliki komitmen kuat," ujar Ebenz. Hasil kerja keras Mantan drummer Burgerkill Abah Andris turut hadir saat konferensi pers. Ia menyampaikan pengalamannya tampil di Eropa. Dia mengaku sangat bangga sempat menjadi bagian Burgerkill, menunjukkan karya sampai ke luar negeri. "Capaian itu merupakan hasil dari ketekunan dengan tahapan proses panjang, bukan terjadi secara tiba-tiba," ucap dia. Sementara itu, Agung tampak terharu seusai pemutaran film. Terngiang kenangan manis sekitar dua tahun lalu. Agung bangga, dapat mempersembahkan film kepada publik.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar