Rabu, 04 Maret 2026
Burgerkill Rilis Single ‘Kontinum”, Era Baru Kembalinya Vicky Mono
Burgerkill merilis single terbaru mereka berjudul “Kontinum” pada 1 Februari 2026 melalui kanal resmi YouTube band; dipresentasikan sebagai “kesinambungan yang utuh tanpa jeda mutlak,” trek ini menjadi manifesto padat tentang kesinambungan, konfrontasi, dan pembaruan.
Lagu ini dibuka dengan intro atmosferik yang sarat ketegangan, lalu meledak dengan suara menghantam khas Burgerkill , riff ketat yang menggiling, serangan ritmis presisi, dan bobot tonal tanpa kompromi – menjadikan musik itu sendiri wadah bagi lengkung ritual liriknya.
Secara lirik, Kontinum bergerak melalui imaji api, darah, pelindung, dan empati yang terkubur, menegaskan bahwa luka dan sejarah bukanlah titik akhir melainkan bahan mentah untuk transformasi. Tuntutan chorus “Berikan pijar Matahari” hadir sebagai imperatif bagi cahaya katalis dan kejelasan.
Referensi filosofis seperti taruk pati, amor fati, dan nomos menambatkan trek ini dalam pemikiran eksistensial dan sosial, mengubah penyerahan diri menjadi tindakan disiplin, serta menyerukan pertanggungjawaban moral yang mengonfigurasi ulang diri dan tatanan sosial.
Lagu ini menampilkan kesinambungan sebagai praksis, membingkai ulang kelelahan dan luka sebagai bukti bertahan hidup, dan menggunakan imaji alkimia tentang pembakaran serta kelahiran kembali untuk menandai metamorfosis, bukan sekadar kehancuran. Aransemen lagu mengontraskan segmen sederhana dengan ledakan perkusi yang padat, bergantian antara bisikan mantera dan teriakan komando, serta membangun dari keheningan forensik menuju pelepasan katarsis. Pilihan produksi mencerminkan pergerakan lirik dari keruntuhan menuju kondisi yang berakar kuat. Pembukaan atmosferik mempersiapkan pendengar untuk kekuatan penuh suara khas Burgerkill dan memperkuat momentum ritualistik yang menyusul.
Saat Burgerkill merilis Kontinum, mereka menghadirkan lebih dari sekadar sebuah lagu – ini adalah sebuah deklarasi. Kontinum menegaskan bahwa sejarah, rasa sakit, dan ingatan adalah bahan pembaruan; trek ini menyalurkan energi murni sekaligus kedalaman reflektif, menghadapi apa yang telah terjadi, menolak berakhir secara mudah, dan menuntut cahaya di saat nalar meredup.
“Kontinum membingkai ulang sejarah dan rasa sakit sebagai bahan bakar untuk kelahiran kembali dan transformasi. Trek ini menuntut sebuah pertanggungjawaban: ia mengubah luka menjadi bahan bakar dan ingatan menjadi ritual.”
Burgerkill adalah band metal Indonesia yang dikenal dengan penampilan intens dan visi artistik tanpa kompromi. Kontinum menandai sebuah babak baru: sebuah pernyataan arang sekaligus reflektif yang menempatkan suara khas band dalam kerangka filosofis dan komunal.
Artwork by Dady Dwi Satrya, music composed by Agung Ridho, lyrics by Vicky Mono, arranged by Burgerkill
Senin, 02 Februari 2026
Setelah 4 Tahun, Vicky Mono 'Pulang' ke Burgerkill
Grup band beraliran metal asal Bandung, Burgerkill, mengumumkan kembalinya sang vokalis, Vicky Mono. Vicky menjadi frontman menggantikan Ronald Alexander Radja Haba yang berpisah sejak akhir tahun 2025.
Ronald telah menjadi vokalis Burgerkill sejak 2021. Materi vocalnya di Burgerkill punya karakter yang memberi sentuhan warna baru dalam rilisan lagu seperti 'Roar of Chaos', 'Resilient Blood' hingga Hollow.
Sementara Vicky Mono, memutuskan bergabung dengan grup band death metal, DeadSquad. Bersama sang gitaris, Stevi Item, karakter vocal monster Vicky begitu terasa dalam lagu 'Enigmatic Pandemonium' hingga kolaborasi dalam lagu Il Sogno bersama Isyana Sarasvati.
Setelah empat tahun, Vicky Mono memutuskan untuk bereuni dengan Burgerkill. Di band cadas asal Ujungberung, Bandung itu, karakter vocal Vicky Mono memang tak tergantikan dan begitu membekas di hati para Begundal, sebutan untuk fans Burgerkill.
Pengumuman reuni Vicky Mono dan Burgerkill disampaikan langsung DeadSquad. Sebagai gantinya, DeadSquad kemudian merekrut vokalis baru bernama Awan Graham.
"Big announcement untuk Pasukan Mati dan seluruh pecinta musik extreme di mana pun berada. Kami DeadSquad dengan ini menetapkan 1 Februari 2026 sebagai momentum dalam menghormati permintaan pribadi Vicky Mono untuk kembali ke Burgerkill. Kami menyetujui langkah ini sebagai bagian dari sesuatu yang lebih besar dari kami, yaitu para penggemar musik keras terutama para Begundal. Kembalinya Vicky Mono ke Burgerkill adalah momen yang lama dirindukan oleh Begundal," tulis pengumuman di akun Instagram DeadSquad sebagaimana dilihat detikJabar, Senin (2/2/2026).
"Vicky Mono telah menjadi bagian dari perjalanan DeadSquad dan akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar DeadSquad dan Pasukan Mati. Ini bukan perpisahan, melainkan perjalanan. Di saat yang sama, kami meneruskan perjalanan ini bersama Awan Graham sebagai vocalis DeadSquad, sebagai bentuk komitmen kami untuk tetap berada di jalur musik extreme dan terus berkarya di sini, selamanya."
"Saat informasi ini diumumkan, kami tengah menjalani tour di Taiwan. Kami sangat senang bisa kembali ke Taiwan dan bertemu dengan teman-teman komunitas Indonesian Metalhead Taiwan di Taichung, Taipe dan Kaohsiung. Doakan kami, guys! We love you, Vicky! Welcome, Awan!" tutup pengumuman tersebut.
Kembalinya Vicky ke Burgerkill memang sudah menjadi rumor di kalangan Begundal. Pria bernama lengkap Yupi Yupiki itu telah menjadi vokalis Burgerkill sejak 2007, sepeninggalan vokalis fenomenal, Ivan Scumbag.
Sementara, Burgerkill belum memberikan pengumuman resmi setelah bereuni dengan Vicky Mono. Namun pada Minggu (1/2) malam, sebuah konser bertajuk 'Kontinum Unleashed The Uprising' di Braga Sky, Bandung, telah digelar dengan membawa Vicky Mono di posisi vokalis.
Langganan:
Komentar (Atom)


